Artikel

Parameter Penting dalam Pengujian Air Limbah

1. pH

pH menunjukkan tingkat keasaman atau kebasaan air limbah.

Nilai pH yang terlalu asam atau basa dapat:

  • Merusak ekosistem air
  • Mengganggu proses pengolahan limbah
  • Menyebabkan korosi pada instalasi

2. BOD (Biochemical Oxygen Demand)

BOD adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dalam air.

Semakin tinggi nilai BOD:

  • Semakin tinggi tingkat pencemaran organik
  • Semakin rendah kadar oksigen terlarut di air

3. COD (Chemical Oxygen Demand)

COD mengukur jumlah oksigen yang diperlukan untuk mengoksidasi bahan organik dan kimia dalam air limbah.

Nilai COD yang tinggi menunjukkan kandungan pencemar kimia yang besar.


4. TSS (Total Suspended Solid)

TSS adalah jumlah partikel padatan tersuspensi dalam air.

TSS tinggi dapat menyebabkan:

  • Air menjadi keruh
  • Pendangkalan sungai
  • Gangguan fotosintesis organisme air

5. Minyak dan Lemak

Parameter ini penting terutama untuk industri makanan, restoran, dan manufaktur.

Kandungan minyak berlebih dapat:

  • Menutup permukaan air
  • Menghambat oksigen masuk ke air
  • Mengganggu proses biologis IPAL

6. Logam Berat

Logam berat seperti:

  • Timbal (Pb)
  • Merkuri (Hg)
  • Kadmium (Cd)
  • Kromium (Cr)

sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia meskipun dalam kadar kecil.

Bagikan Halaman ini…
Artikel Lainnya

Ciri-Ciri Udara Sehat yang Perlu Anda Ketahui

Kualitas udara memiliki peran penting terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Udara yang sehat membantu tubuh bekerja secara optimal, menjaga fungsi pernapasan, serta menciptakan kenyamanan dalam beraktivitas. Sebaliknya, udara yang tercemar…

Peran Laboratorium dalam Monitoring Lingkungan

Monitoring lingkungan adalah kegiatan pengawasan kualitas lingkungan secara berkala. Laboratorium berperan penting dalam menyediakan data yang digunakan untuk: Evaluasi kinerja pengolahan limbah Audit lingkungan Penyusunan laporan pemerintah Mendukung sertifikasi seperti…